HAPPY NEW YEAR 2013


Lihat Kartu Ucapan Lainnya (KapanLagi.com)

Kamis, 12 Mei 2011

Anda pengguna USB modem Air Flash dari Flexi? Punya pengalaman yang ngga enak dengan modem ini? :D  Ya, saya adalah salahsatunya dari sekian banyak pengguna yang sering dibuat kesal dengan modem ini. Saya adalah beginner dalam menggunakan modem USB. Biasanya sih yang saya gunakan adalah handphone Nokia sebagai modem buat akses internet. Kecepatannya lumayan bagus, soalnya kan 3G. Tetapi setelah pindah channel pake USB modem Air Flash ini jadi sering menggerutu sendiri. Soalnya biasa keenakan dengan kecepatan yang lumayan, sekarang harus sering menunggu lama untuk membuka satu halaman saja. Kata teman saya kebanyakan dari modem CDMA sama leletnya seperti ini. Jadi dibutuhkan extra sabar hehehe…
Awalnya memang tergiur dengan iklan internet unlimited yang hanya dengan 50.000 rupiah per bulannya, kita bisa internetan sepuasnya. Wah, saya pikir koq murah banget dengan harga segitu. Lalu coba cari-cari informasi ke teman, kalau-kalau mereka udah ada yang pake. Tapi karena iklannya pada waktu itu munculnya baru di TV, jadi teman saya belum ada yang pake. Akhirnya jadi juga beli sendirian. Harga USB modem Air Flash itu sendiri bervariasi. Dan saya pilih yang paling murah, bukan modem EVDO tapi yang CDMA 1x Network dengan frekwensi 800 Mhz. Harganya cuma 230.000 rupiah saja plus simcard dan gratis satu bulan internetan.
Ketika mulai mencoba lumayan bagus sinyalnya dan itu di pagi hari. Tetapi pas menjelang siang hari mulailah keliatan sinyalnya ngedrop. Apalagi kalau hujan, kadang tak ada sinyal sama sekali. Dalam satu bulan pemakaian tidak banyak masalah walaupun lelet. Dan saya memaklumi sekali karena harga terkadang tidak berbohong. Dengan harga segitu jangan berharap akan mendapatkan kecepatan sekelas broadband. Di awal bulan kedua sinyal jadi sering ngedrop dan hampir tiap hari begitu. Download Speed berkisar 0.ooo sampai dengan 1.440 kb/second. Itu yang terlihat di statistics, dan ini kadang tak mampu membuka satu halaman pun. Jadi harus sering mengelus dada, sabar, sabar dan sabar  :D
Tak kuat sabar menanti, mulailah minta bantuan mbah Google. Banyak alternatif yang diberikan si mbah ini. Sarannya antara lain dengan menggunakan antenna tambahan. Tetapi USB modem Air Flash ini tidak ada antennanya, bingung juga. Mau coba pake wajanbolic, ngga tau cara makenya. Tetapi dari membaca tutorial tentang pembuatan wajanbolic itu akhirnya muncul juga ide untuk menutup USB modem Air Flash ini dengan benda logam sejenis kaleng. Karena di tutorialnya saya lihat modem dimasukan ke dalam pipa PVC yang di balut aluminium foil.
Langkah pertama saya adalah mencari kaleng aluminium bekas minuman soda. Biasanya sering kita lihat pada produk Coca-cola atau kaleng bekas Pocari Sweat. Setelah didapatkan, barulah melubangi sedikit lebar lubang yang telah ada sebelumnya sesuai bentuk USB modem itu. Lalu tinggal masukkan lubang pada kaleng aliminium itu ke USB modem. Jadi USB modem itu berada tertutup dalam kaleng aluminium. Saya atur-atur posisinya sambil berharap sinyal di statistics akan merangkak naik. Benar juga, ternyata ada kemajuan, dari speed 1.440 kb/s menjadi 4.580 kb/s. Bahkan kalau cuaca lagi bagus bisa lebih dari itu. Walau terkadang tidak stabil sinyalnya, tetapi masih mending daripada pas sebelum menggunakan kaleng aluminium itu.




 Sekarang alhamdulillah, untuk membuka beberapa halaman jadi tidak begitu lama seperti dulu lagi. Dipakai untuk men-download pun lumayan bagus, tapi seperti sudah saya katakan sebelumnya jangan samakan dengan broadband. Yang jelas sudah pasti kalah cepat. Ya, dengan harga yang murah segitu, bagi saya sudah cukup buat internetan, blogging, chatting, browsing atau mendownload software gratisan. Saya kira tips ini bisa juga digunakan untuk modem lain selain USB modem Air Flash ini. Silakan dicoba, kalau ngga sukses mungkin saja anda belum beruntung hehehe…. :D

1 komentar:

Shonifah Albani Syafiq mengatakan...

saya baru beli modem air flash harga 99 rb dengan pulsa 50 rb unlimited 2 bl. sudah di install, sudah registrasi lalu di klik connect, tp kok ttp ga bisa connect ya?

Poskan Komentar